Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Perhutani Siapkan Peta Kerawanan
Limawaktu.id - Untuk mengantisipasi kebakaran hutan dimusim kemarau, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara menyiapkan peta kerawanan kebakaran.
Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Komarudin mengatakan, parameter yang dijadikan dasar pembuatan peta kerawanan di antaranya ialah petak-petak yang biasa terdapat interaksi manusia. Misalnya, kata dia, kawasan hutan yang berbatasan dengan kebun masyarakat.
"Kemudian di jalur pendakian, dan di daerah-daerah yang memang sering terjadi kebakaran pada tahun-tahun sebelumnya. Itu untuk mengidentifikasi petak-petak yang rawan ada kejadian kebakaran," terang Komarudin, belum lama ini.
Seperti diketahui, belum lama ini
kebakaran hutan sempat terjadi di sekitar Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). "Itu kurang dari 1 hektare. Kejadiannya minggu kemarin. Luasnya 0,2 hektare, kalau enggak salah. Nanti saya lihat lagi datanya," kata Komarudin.
Selain memetakan kerawanan, hal yang dilakukan pihaknya adalah melengkapi para petugas di lapangan dengan peralatan pemadam kebakaran yang bersifat manual. Selain itu, Perhutani juga melakukan sosialisasi kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) maupun pengunjung wisata, terutama para pendaki gunung.
"Kemudian kami juga bekerja sama dengan LMDH dan masyarakat peduli api di desa-desa, dan menyiagakan petugas di lapangan," ujarnya.
Dia melanjutkan, Perhutani juga memanfaatkan teknologi untuk mengidentifikasi titik api atau titik panas. "Rekan-rekan juga punya peta kawasan hutan yang bisa di-overlay, sehingga langsung diidentifikasi apakah lokasinya ada di dalam atau di luar hutan," tandasnya.