Selasa, 4 Februari 2020 16:49

Antisipasi Flu Burung Seperti di China, Unggas di Cimahi Mulai Divaksin Gratis

pemberian vaksin terhadap Anjing Peliharaan Milik seorang warga [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Pencegahan kasus flu burung dan rabies menjadi fokus Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi. Salah satunya dengan melakukan vaksin terhadap hewan.

Apalagi, kasus flu burung saat ini kembali ramai di China, menyusul temuan kasus Coronavirus. Meski jauh dari Cimahi, pencegahan dengan vaksin sangat diperlukan agar Cimahi tidak ada kasus serupa.

Rangkaian pemberian vaksin dimulai sejak Senin (3/2/2020) di Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara. Rencananya, pemberian vaksin di Cibabat akan berlangsung hingga 7 Februari mendatang.

pemberian vaksin terhadap kucing

Setelah di Kelurahan Cibabat, vaksin gratis ini akan bergiliran dilakukan di 14 kelurahan lainnya di Kota Cimahi. Targetnya, pemberian vaksin rampung 3 Juli mendatang dengan sasaran akhir hewan di Kelurahan Cibeber.

Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Supendi Heriyadi mengatakan, untuk vaksin tahun ini pihaknya menyiapkan 1.330 dosis. Rinciannya, 730 vaksin rabies dan 600 untuk vaksin flu burung.

"730 itu yang rabies, 600 dari anggaran kita dan 130 bantuan dari Pemprov Jabar," terang Supendi, melalui Kepala Seksi Peternakan pada Dispangtan Kota Cimahi, Retno Wulan saat ditemui di RW 23 Kelurahan Cibabat, Selasa (3/2/2020).

Berdasarkan catatan tahun 2019, ada 747 ekor hewan yang divaksin rabies. Rinciannya, 47 ekor anjing, 647 ekor kucing, 16 ekor musang. Sementara yang divaksin flu burung mencapai 714 ekor. Rinciannya, 424 ekor ayam, 45 ekor entog, 114 ekor bebek, 25 ekor merpati 6 ekor angsa

"Tahun ini juga sasarannya sama. Kucing, anjing, bebek, ayam dan sebagainya," ujarnya.

Flu burung merupakan penyakit menular yang disebabkan virus Influenza Tipe A yang ditularkan oleh unggas. Flu burung bisa menular terhadap manusia lewat udara yang tercemar virus H2N1 (flu burung) yang berasal dari kororan unggas.

Sedangkan rabies merupakan menyakit menular akur yang menyerang susunan saraf pusat yang disebabkan virus Lyssa. Penularan rabies bisa melalui gigitan atau jiltan oleh hewan yang menderita rabies.