Senin, 29 Juni 2026 14:42

Angkasa Pura Persiapkan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) mulai melakukan berbagai persiapan untuk mengoptimalkan operasional Bandara Husein Sastranegara setelah pemerintah membuka kembali peluang penerbangan domestik maupun internasional. [Diskominfo Kota Bandung]

Limawaktu.id, BANDUNG – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mulai melakukan berbagai persiapan untuk mengoptimalkan operasional Bandara Husein Sastranegara setelah pemerintah membuka kembali peluang bandara tersebut melayani penerbangan domestik maupun internasional menggunakan pesawat jet dan propeller.

Langkah tersebut mengacu pada Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026. Berdasarkan surat tersebut, Bandara Husein Sastranegara dapat melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dan luar negeri menggunakan pesawat jet maupun propeller. Selain itu, bandara juga diperbolehkan melayani penerbangan niaga tidak berjadwal serta penerbangan bukan niaga untuk rute domestik dan internasional.

Saat ini, Bandara Husein Sastranegara masih melayani penerbangan domestik menggunakan pesawat propeller untuk rute intra Pulau Jawa.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, mengatakan pihaknya telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) untuk memastikan seluruh aspek kesiapan operasional berjalan sesuai ketentuan.

"Persiapan yang dilakukan mengacu kepada Surat Dirjen Perhubungan Udara, di mana ditekankan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan harus memenuhi persyaratan agar optimalisasi berjalan baik dan lancar," ujar Pahlevi, Senin, 29 Juni 2026.

Menurutnya, InJourney Airports juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan, TNI AU, BP BUMN, Danantara, InJourney, serta pihak operasional lainnya seperti Lanud Husein Sastranegara, maskapai penerbangan, operator ground handling, Imigrasi, dan Bea Cukai.

Pada aspek keselamatan, perseroan meningkatkan kapasitas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF/PKP-PK) dari kategori 5 menjadi kategori 7. Peningkatan tersebut didukung penambahan fasilitas, termasuk kendaraan pemadam Foam Tender untuk memenuhi standar operasional pesawat berbadan jet.

Di bidang keamanan, InJourney Airports menambah personel Aviation Security (Avsec) beserta berbagai perangkat pendukung seperti handheld metal detector, walkthrough metal detector, CCTV, dan peralatan keamanan lainnya.

Sementara itu, di sisi udara dilakukan pelapisan ulang (overlay) pada beberapa sektor landas pacu guna mendukung operasional pesawat jet. Perseroan juga memastikan kesiapan taxiway dan apron parkir pesawat agar mampu menunjang peningkatan aktivitas penerbangan.

 Di sektor pelayanan penumpang, pembenahan dilakukan pada terminal domestik dan internasional, termasuk penataan ruang tunggu (boarding lounge) untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.

"Kami akan menghadirkan Bandara Husein Sastranegara yang semakin baik dalam hal pelayanan, visual interior dan eksterior terminal penumpang pesawat, infrastruktur, serta fasilitas, yang tentunya mengedepankan keamanan, keselamatan, pelayanan, dan pemenuhan terhadap seluruh regulasi," kata Pahlevi.

Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara diharapkan dapat memperkuat konektivitas udara di Jawa Barat sekaligus memberikan lebih banyak pilihan layanan penerbangan bagi masyarakat dan pelaku usaha.