Allhamdulilah! Bakri Selamat Setelah Terjebak di Sumur dengan Kedalaman 25 Meter
Limawaktu.id - Nasib Bakri (60) cukup beruntung. Setelah beberapa jam terjebak di dasar sumur yang terletak di Gang Haji Toyib, RT 05/06 Kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, korban bisa diselamatkan.
Terjebaknya Bakri di dalam sumur diketahui oleh anaknya bernama Hendra yang saat itu berada di lokasi sumur yang tepat berada di depan ruamhnya. Bahkan ,Hendra sempat mencoba menyelamatkan Bakri tapi gagal.
Ketua RW 06 Kelurahan Cibeber, Muhammad Soma menuturkan, peristiwa terjebaknya Bakri bermula ketika ia sedang memperdalam sumur yang dangkal akibat musim kemarau. Namun ketika hendak naik ke atas, Bakri kelelahan dan keram sehingga tak kuat naik.
"Saya taunya itu pukul 10.15 WIB. Pak Bakri ini lagi bantu keluarganya memperdalam sumur supaya ada airnya. Tapi karena usianya juga mungkin, terus keram jadi gak kuat naik," terangnya saat ditemui di lokasi.
Anak dan sodaranya yang berada di sekitar lokasi sempat mencoba untuk menyelamatkan Bakri dengan alat seadanya seperti tali tambang. Namun usaha itu gagal sehingga korban terjebak di dalam sumur dengan kedalaman 25 meter.
"Sudah mau ke atas naik tapi karena keram dibantu juga gak bisa lagi. Pas diangkat jatuh lagi ke bawah, terjebak," ujarnya. Sekitar pukul 10.40 WIB petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi yang berjumlah 5 orang, plus 1 dari Tanggap Bencana (Tagana) Kota Cimahi tiba dilokasi dengan dilengkapi peralatan.
"Kita terima laporan itu pukul 10.27. Ada laporan seorang bapak terjebak di dalam sumur," ujar Eri Rukmana, Tim Damkar Kota Cimahi. Ketika tiba di lokasi, petugas Damkar terlebih dahulu mengevakuasi anaknya yang saat itu mencoba menyelamatkan Bakri. "Anaknya ikut turun, cuma dia sama kelelahan sama habis nafas. Sehingga kami evakuasi anaknya, kedua bapaknya," katanya.
Untuk mengevakuasi Bakri, petugas sempat menemui kendala dengan keberadaan dua tangga bambu yang berada di dalam. Bahkan, petugas pertama yang mencoba menyelamatkan korban harus ditarik kembali karena sempat terlitit tambang yang ada di dalam. "Tadi ada beberapa petugas yang masuk. Setelah tangga dan penghalang lainnya dibersihkan, baru evakuasi korbannya dilakukan," terang Eri.
Sekitar pukul 12.00 WIB, Bakri akhirnya bisa dievakuasi dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dustira. "Tadi korban ada luka di bagian pelipis karena benturan. Untungnya bapaknya kuat nahan, jadi gak nafasnya gak habis," tandasnya.