Kamis, 20 Agustus 2026 19:50

ADD dan Siltap Rp3,695 Miliar Akhirnya Cair, Ini Penyebab Keterlambatannya

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) KBB, Heru Budi Purnomo [Istimewa]

Limawaktu.id, BANDUNG BARAT — Kabar baik bagi perangkat desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dana Penghasilan Tetap (Siltap) yang sebelumnya dikeluhkan karena belum cair, kini telah disalurkan ke rekening desa.Tak hanya Siltap, Alokasi Dana Desa (ADD) juga sudah dicairkan. Total dana ADD dan Siltap yang disalurkan mencapai Rp3,695 miliar.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) KBB, Heru Budi Purnomo, membenarkan pencairan tersebut.

“Iya, sudah cair ke rekening desa masing-masing,” ujar Heru saat dihubungi, Kamis, 20 Agustus 2026.

Dari total 165 desa di KBB, sebanyak 164 desa telah menerima pencairan. Sementara satu desa, yakni Desa Cihanjuang Rahayu, masih belum mendapatkan dana karena berkas persyaratan pencairannya belum masuk.

Heru menjelaskan, keterlambatan pencairan ADD dan Siltap bukan disebabkan persoalan anggaran, melainkan karena adanya pembahasan parsial atau perubahan anggaran pada Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Kondisi tersebut membuat proses penatausahaan anggaran secara otomatis ikut terhenti. Bahkan, bukan hanya pencairan untuk desa yang terdampak, tetapi juga pencairan anggaran di seluruh perangkat daerah.

“Jadi, jangankan untuk desa, pencairan semua SKPD juga ikut terhenti,” jelasnya.

Untuk pencairan Siltap, setelah dana masuk ke rekening desa, selanjutnya disalurkan kepada para penerima atau pegawai melalui mekanisme standing instruction (SI).

Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) KBB Tahun 2026, pencairan Siltap dijadwalkan dilakukan setiap tanggal 10. Keterlambatan kali ini terjadi karena proses penyesuaian dan pembahasan anggaran dalam SIPD.

Dengan telah dicairkannya dana tersebut, perangkat desa diharapkan dapat kembali menerima haknya sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.