Senin, 27 Januari 2020 18:40

60 Pekerja Asing KCIC Bakal Diberikan Penyuluhan Coronavirus

ilustrasi pekerja asing [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Cimahi menyebutkan, ada 60 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang bekerja pada proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

Rencananya, para pekerja asing itu akan didatangi Disnaker bersama Dinas Kesehatan Kota Cimahi untuk berkoordinasi perihal waspada kasus Coronavirus atau disebut juga 2019-nCoV yang berasal Wuhan, China.

"Dari Dinas Kesehatan sudah koordinasi dengan kita, mereka akan berkirim surat ke KCIC soal waspada dini virus ini," kata Sekretaris Disnaker Kota Cimahi, Asep Herman saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (27/1/2020).

Dikatakan Asep, pihak KCIC yang berada di Jalan HMS Mintaredja pun sudah memberikan konfirmasi akan melakukan penyuluhan kepada pekerja asal China yang mengerjakan proyek KCIC.

Selain bekerja pada proyek KCIC, lanjut Asep, TKA juga ada yang bekerja di 33 perusahaan di Kota Cimahi. Termasuk pekerja asal China. "Kita sudah sampaikan data itu ke Dinas Kesehatan. Mereka juga mau kirim surat ke perusahaan yang memakai tenaga asing," bebernya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengatakan, pihaknya memang berkirim surat ke pihak KCIC dan perusahaan lainnya yang mempekerjakan TKA.

"Pekerja KCIC ini tidak pernah melaporkan kesehatannya ke kita. Tapi dengan kejadian ini (virus corona), kita harus pantau, nanti perlu datang ke perushaan untuk penyuluhan khusus," ujarnya.

Belakangan ini Coronavirus menjadi kasus yang menyeramkan di seluruh dunia. Bahkan informasinya sudah ada dua pasien suspect yang saat ini masih berada di ruang isolasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.