Rabu, 23 Juli 2025 18:36

16 Bangunan di DAS Cilember Bakal Ditertibkan

Kepala Dinas PUPR sedang meninjau konidisi DAS , belum lama ini [Limawaktu.id]

Limawaktu.id, Kota Cimahi –  Sedikitnya ada 16 bangunan di Kota Cimahi yang harus ditertibkan karena mengganggu saluran air. Penertiban ini untuk normalisasi aliran sungai.

“ Hasil temuan dan laporan BBWS dan DPKP ada 16 bangunan yang harus ditertibkan untuk normalisasi saluran," ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi,  Wilman Sugiansyah, Rabu (23/7/2025).

Menurut Wilman, pihaknya bakal melakukan penertiban terhadap bangunan yang berdiri di atas daerah aliran sungai (DAS) Cilember.  Keputusan itu dibuat untuk mengembalikan fungsi sungai seperti seharusnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan laporan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Cimahi ada 16 bidang bangunan yang berdiri di atas sungai yang akan ditertibkan.

" Sebelum penertiban dilakukan sebelumnya sudah melakukan sosialisasi dan memberikan surat peringatan (SP) kepada warga agar membongkarnya secara mandiri. Jika tidak, maka Pemkot Cimahi yang akan membongkarnya,” jelasnya. 

Kepala Bidang Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi Dewi menambahkan belasan bangunan yang akan ditertibkan itu tidak sesuai dengan tata ruang dan aturan sehingga menganggu fungsi sungai.

"Kalau istilah di tata ruang, tidak ada istilah bangunan liar tapi bangunan yang tidak sesuai dengan seharusnya. Di situ kan badan sungai, jadi tidak boleh ada bangunan, tidak boleh menutup akses sungai, dan tidak boleh berdiri di atas tanah negara," jelas Dewi.

Dewi menyebutkan, penertiban tidak akan dilakukan sekaligus bangunan di kawasan Sungai Cilember tersebut. Namun akan dilakukan secara bertahap. Harapannya, setelah ada pembongkaran awal, sisanya bisa melakukannya secara mandiri.

"Bertahap saja. Untuk yang pembongkaran ini, kita harap ada efek dominonya supaya yang lain juga ikut membongkar sendiri. Jadi sekarang prioritasnya adalah yang berada di atas sungai, berikutnya nanti kita perhatikan yang lainnya," pungkasnya.