Anak Dibawah Umur jadi Korban Pelecehan Seksual, Hengky Gulirkan Program Workshop Techopreneur 4.0
Limawaktu.id - Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengaku prihatin dengan kasus pelecehan seksual yang menimpa Y alias mawar(15), warga Kecamatan Saguling yang diperkosa empat orang pemuda di kampungnya.
Anak di bawah umur itu diperkosa secara bergiliran setelah dicekoki minuman keras oleh keempat pelaku yang telah lama dikenalnya. Kasus ini terungkap setelah ibu korban melaporkan hal ini pihak yang berwenang. Keempat tersangka sudah diamankan kepolisian dan terancam hukuman 15 tahun penjara.
"Ini pekerjaan rumah bagi kami, karena Jabar itu kan konsepnya juara lahir batin, maka dari itu faktor batin yang harus dipersiapkan," ujar Hengky saat ditemui di Desa Galanggang, Batujajar, Selasa (20/8/2019).
Menurut Hengky, dalam kasus yang mengarah pada seksual ini tentunya dibutuhkan pondasi yang kuat. Terutama dari pendidikan agama, terutama untuk menghadapi era globalisasi. Menurutnya agama akan menjadi benteng pertama, jika ada paparan yang negatif mendekat.
"Ini ada beberapa kasus di Bandung Barat, salah satunya ada di Padalarang. Korbannya anak jalanan," ujar Hengky. Untuk mencegah agar kasus serupa tak terjadi, Hengky akan membuat sebuah workshop techopreneur 4.0 pada 2020 mendatang. Hal itu, dikatakannya, bisa mengarahkan anak muda ke jalur yang lebih positif.
"Apalagi saya juga masih termasuk ke dalam kategori milenial, kita harus membuat anak muda itu sibuk. Berbuat yang positif dan meninggalkan yang negatif," jelasnya. Melalui program itu, kata dia, generasi milenial akan diberikan pemahaman berbisnis dengan memanfaatkan teknologi. "Kemudian juga membuat production house bagi yang suka fotografi atau akting," tandasnya.